Lagu Jiwa III
III
dulu pernah kita bercanda
bergurau senda di desa indah nan sunyi
dedaunan menghijau rumpun meninggi
di kucup hangat sang mentari
dulu adanya lelangit biru
mega awanan berlari di situ
kita memburu cinta
menyusur denai asmara
kini kehijauan kekuningan
diterek kemarau keegoan
kering sungai yang mengalir ke kali
terdampar teratai
dan rumput rumpai
dan berderai segala
lenyap bersama
angin dingin
lenyap bersama
segala rasa
yang dilepaskan begitu saja
oleh dua insan bercinta
tak ku faham apa yang telah berlaku
kenapa rasa berlalu begitu
bagaimana kah harus ku mencari
jika awan hitam sentiasa
melindungi cahaya mentari
hanya ku terasa
tiada apa apa
tiada apa lagi bagi ku di situ
di manakah desa yang indah
yang kita lewati sudah
jadikah ia seperti hati mu
sebuah rantau berhutan batu?
dulu pernah kita bercanda
bergurau senda di desa indah nan sunyi
dedaunan menghijau rumpun meninggi
di kucup hangat sang mentari
dulu adanya lelangit biru
mega awanan berlari di situ
kita memburu cinta
menyusur denai asmara
kini kehijauan kekuningan
diterek kemarau keegoan
kering sungai yang mengalir ke kali
terdampar teratai
dan rumput rumpai
dan berderai segala
lenyap bersama
angin dingin
lenyap bersama
segala rasa
yang dilepaskan begitu saja
oleh dua insan bercinta
tak ku faham apa yang telah berlaku
kenapa rasa berlalu begitu
bagaimana kah harus ku mencari
jika awan hitam sentiasa
melindungi cahaya mentari
hanya ku terasa
tiada apa apa
tiada apa lagi bagi ku di situ
di manakah desa yang indah
yang kita lewati sudah
jadikah ia seperti hati mu
sebuah rantau berhutan batu?

0 Comments:
Post a Comment
<< Home